Karena sang ibu ingin sekali shalat
di dalam Ka’bah, Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov meminta kepada
Pemerintah Arab Saudi agar membukakan Ka’bah. Lalu apa yang terjadi?
Pemerintah Arab Saudi memenuhi permintaan itu. Ramzan Kadyrov diizinkan masuk ke dalam Ka’bah bersama dengan ibu dan rombongannya.
Pemerintah Arab Saudi memenuhi permintaan itu. Ramzan Kadyrov diizinkan masuk ke dalam Ka’bah bersama dengan ibu dan rombongannya.
Di dalam Ka’bah, ibu Ramzan pun
melaksanakan shalat sebagaimana impiannya selama ini. Setelah shalat di
dalam Ka’bah, ia pun keluar sembari menangis. Saat kamera menyorotnya,
tampak wanita ini tidak bisa menyembunyikan tangisnya. Ia terisak-isak
dan berderai air mata.
Peristiwa ini terjadi pada Desember 2015 lalu. Memang bukan peristiwa baru namun kembali muncul di beberapa linimasa media sosial disertai komentar haru: berbakti kepada ibu.
Sebenarnya, kali itu bukan pertama kalinya Ramzan Kadyrov diizinkan masuk ke dalam Ka’bah. Pada Nopember 2013, Presiden Chechnya itu juga diizinkan masuk dan shalat di dalam Ka’bah.
Peristiwa ini terjadi pada Desember 2015 lalu. Memang bukan peristiwa baru namun kembali muncul di beberapa linimasa media sosial disertai komentar haru: berbakti kepada ibu.
Sebenarnya, kali itu bukan pertama kalinya Ramzan Kadyrov diizinkan masuk ke dalam Ka’bah. Pada Nopember 2013, Presiden Chechnya itu juga diizinkan masuk dan shalat di dalam Ka’bah.
CAR,FOREX,DOMAIN,SEO,HEALTH,HOME DESIGN