Mewarnai rambut selalu jadi hobi bagi
banyak orang yang ingin memiliki warna rambut yang berbeda-beda, atau
menutupi rambut putih. Tapi apakah mewarnai rambut benar-benar
sepenuhnya aman?
Seorang wanita berumur 47 tahun, Ibu
Zhao, dari China adalah seorang guru honorer. Dia adalah seorang guru
yang baik, kehidupannya sehat, tapi kehidupannya ini selesai hanya dalam
10 hari setelah dia mewarnai rambut.
Ibu Zhao adalah seorang wanita yang
cukup sibuk dan jarang bisa mengurus dirinya sendiri. Suatu hari saat
saudaranya akan mengadakan pesta pernikahan, dia berniat untuk pergi ke
salon, mewarnai rambutnya supaya jadi sedikit lebih cantik.
Sepulangnya dia ke rumah, dia merasa tidak nyaman karena adanya reaksi alergi pada tubuhnya. Tapi karena dia tidak mau suaminya menyalahkan dia, dia diam dan mengatakan kalau dia hanya flu. Namun 2 hari kemudian, keadaan Ibu Zhao memburuk. wajahnya memerah dan matanya membengkak. Melihat keadaan istrinya ini, suami dari Ibu Zhao langsung mengantarnya ke rumah sakit. Ibu Zhao menjalankan perawatan yang serius tapi keadaannya semakin memburuk. Pengobatan terus dilakukan tapi sayangnya, nyawa Ibu Zhao tidak bisa diselamatkan.
Sepulangnya dia ke rumah, dia merasa tidak nyaman karena adanya reaksi alergi pada tubuhnya. Tapi karena dia tidak mau suaminya menyalahkan dia, dia diam dan mengatakan kalau dia hanya flu. Namun 2 hari kemudian, keadaan Ibu Zhao memburuk. wajahnya memerah dan matanya membengkak. Melihat keadaan istrinya ini, suami dari Ibu Zhao langsung mengantarnya ke rumah sakit. Ibu Zhao menjalankan perawatan yang serius tapi keadaannya semakin memburuk. Pengobatan terus dilakukan tapi sayangnya, nyawa Ibu Zhao tidak bisa diselamatkan.
Kematian ini memukul berat keluarga dari
ibu Zhao, tapi mereka tidak bisa menyalahkan siapapun, dan tidak mau
menyalahkan siapapun. Mereka tahu Ibu Zhao bisa alergi setelah mewarnai
rambut. Hanya saja sebelumnya, keadaannya tidak separah yang terakhir
karena itu mereka merasa baik-baik saja.
Penelitian modern menyatakan kalau tidak semua orang cocok untuk
mewarnai rambut. Bagi beberapa orang, cairan pewarna rambut tidak
berbahaya, tapi untuk orang-orang yang sensitif, bahan kimia ini bisa
sangat berbahaya. Mereka mengatakan kalau orang-orang yang mudah alergi,
ibu menyusui, wanita hamil, dan orang yang lemah tubuh sangat tidak
disarankan untuk mewarnai rambut. Tidak hanya itu, pewarnaan yang kurang
bersih dan tidak profesional bisa mengakibatkan zat kimia itu menumpuk,
diserap oleh kulit rambut, dan menyebabkan kanker.
Kasus kematian yang disebabkan oleh
pewarna rambut tidak hanya pernah dialami oleh Ibu Zhao. Beberapa kasus
yang terjadi karena pewarna rambut sudah ditemukan dan mengundang
perhatian orang banyak. Sebenarnya apa sih yang membuat pewarna rambut
berbahaya bagi sebagian besar orang? Pewarna rambut mengandung zat kimia
p-phenylenediamine yang jika dipanaskan saat proses pewarnaan rambut
akan berubah menjadi zat kimia yang lebih kecil yang mudah diserap oleh
kulit kepala. Zat kimia ini kemudian masuk ke pembuluh darah dan
mengakibatkan sel kanker di banyak lokasi dalam tubuh termasuk sum-sum
tulang dan sel darah putih yang akhirnya bisa menyebabkan leukemia.
Jadi siapa saja yang harus hati-hati saat mewarnai rambut?
1. Orang tua
Orang-orang yang berusia lanjut sebaiknya tidak mewarnai rambut untuk menutupi uban. Orang tua tentu saja memiliki kondisi tubuh yang tidak sebaik anak muda. Keadaan kulit kepala yang lebih lemah membuat zat-zat kimia lebih mudah terserap ke dalam tubuh. Karena itu akan jauh lebih baik kalau orang-orang yang sudah berusia lanjut tidak mewarnai rambut. Kalau dalam keadaan tertentu anda harus mewarnai rambut anda, gunakanlah pewarna yang semi-permanen dan pewarna organik, juga pastikan anda tidak mewarnai rambut lebih dari 2 kali dalam setahun.
Jadi siapa saja yang harus hati-hati saat mewarnai rambut?
1. Orang tua
Orang-orang yang berusia lanjut sebaiknya tidak mewarnai rambut untuk menutupi uban. Orang tua tentu saja memiliki kondisi tubuh yang tidak sebaik anak muda. Keadaan kulit kepala yang lebih lemah membuat zat-zat kimia lebih mudah terserap ke dalam tubuh. Karena itu akan jauh lebih baik kalau orang-orang yang sudah berusia lanjut tidak mewarnai rambut. Kalau dalam keadaan tertentu anda harus mewarnai rambut anda, gunakanlah pewarna yang semi-permanen dan pewarna organik, juga pastikan anda tidak mewarnai rambut lebih dari 2 kali dalam setahun.
2. Orang-orang dibawah ini jangan pernah berpikir untuk mewarnai rambut
Orang-orang yang alergi terhadap obat-obatan tertentu, alergi terhadap makanan tertentu, orang-orang yang alergi serbuk bunga, dan orang-orang yang rambutnya sangat berminyak. Selain itu para penderita asma, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, wanita hamil, wanita menyusui, dan orang-orang yang tubuhnya lebih lemah juga tidak disarankan untuk mewarnai rambut.
Nah Sobat Cerpen, tampil cantik itu
baik. Tapi tetap perhatikan keadaan tubuhmu ya! Jangan karena ingin
cantik, kamu membiarkan tubuhmu sakit!
Orang-orang yang alergi terhadap obat-obatan tertentu, alergi terhadap makanan tertentu, orang-orang yang alergi serbuk bunga, dan orang-orang yang rambutnya sangat berminyak. Selain itu para penderita asma, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, wanita hamil, wanita menyusui, dan orang-orang yang tubuhnya lebih lemah juga tidak disarankan untuk mewarnai rambut.