"Coba Anda mencuci
celana dalam saja ke dalam mesin cuci. Pasti akan ditemukan sekitar 100
juta E.coli di air cucian. Dan ini bakteri ini masih tersisa di mesin
cuci dan akan berpindah ke cucian selanjutnya," terang Gerba seperti
dikutip laman ABC News, Selasa (23/12/2014).
Menurutnya, dalam satu
pasang pakaian dalam terdapat sepersepuluh kotoran manusia. Di dalamnya
bisa saja mengandung kuman berbeda-beda pada setiap orang mulai dari
virus hepatitis A, norovirus, rotavirus, salmonella, dan E.coli.
Deterjen memang tak
cukup ampuh untuk membuat bakteri itu lenyap. Gerba menyarankan untuk
membilas pakaian dalam menggunakan air panas untuk mematikan
bakteri-bakteri yang ada.
"Sebagian besar orang
menggunakan air tak cukup panas dalam membilas pakaian dalam. Pastikan
air yang digunakan panas di atas 70 derajat Celcius untuk membuat mati
bakteri," ungkapnya.
Untuk memastikan kuman
dan bakteri jahat tidak bersarang di mesin cucinya, setiap minggu Gerba
memasukkan' satu cup cairan pemutih ke mesin cuci, lalu menuang air ke
dalamnya dan nyalakan mesin cuci untuk membunuh kuman yang ada.
