loading...

Anak Ini Berdoa Agar Penglihatannya Tidak Dikembalikan Allah, Mengapa?



– Dalam sebuah video yang diupload di Youtube, syaikh Fahd Al-Kandari mendengarkan penuturan seorang anak yang buta.

“Alhamdulilah atas segala nikmat-Nya padaku, Dialah yang menghilangkan pandangan dan Alhamdulilah atas segala nikmat ini,” tutur anak yang bernama Muadz ini.

Ia melanjutkan,”Dalam setiap doaku, Aku memohon agar Allah tidak mengembalikan pandanganku.”

Syaikh Fahd pun terkaget dan spontan bertanya,“Kau tidak ingin melihat lagi? Kenapa?”

“Semoga ini bisa menjadi hujjahku di hadapan Allah di hari kiamat, sehingga Allah bisa meringankan siksaan atasku,” ia pun melanjutkan,“Saat aku berada di hadapan-Nya dan Dia bertanya padaku,’Apa yang kau lakukan dengan Al-Quran?'” Jawab anak itu dengan lugu.

Mendengar jawaban itu, syaikh Fahd menangis sesenggukan.Para kru dan orang-orang yang ada di sekitarnya pun ikut terharu.

“Semoga kiranya hal ini, dapat meringankan hisabku, Dia Maha Penyayang pada siapapun yang dikehendaki-Nya. Tapi Alhamdulillah Allah juga karuniakan padaku Al-Quran, dan setiap saat aku ingin pergi kemanapun aku bisa melakukannya sendirian. Aku tak perlu ditemani siapapun, tapi ayah selalu saja mengkhawatirkanku,” jelas anak itu dengan tersenyum.

“Segala puji bagi Allah atas segalanya,” tutur Muadz.

Setelah menyeka air matanya, syaikh Fahd bertanya,“Masya Allah syaikh Muadz, saya tahu bahwa kau menerapkan sebuah kaidah dari Ibnul Qoyyim.”

“Ya,” jawab Muadz
“Apakah itu ?,”tanya syaikh Fahd meminta penjelasan.

“Ibnul Qoyyim rahimahullah mengatakan,“Allah tidak menutup atas hamba-Nya satu pintu dengan hikmah kecuali Allah akan membukakan baginya dua pintu dengan rahmat-Nya,” jawab Muadz tegas.
Syaikh Fahd bertanya lagi,“Apakah dirimu sudah merasa tenang sejak kehilangan pandanganmu?”
“Tidak,” jawab Muadz lugas.
style="background-color: #f4f4f4; box-sizing: inherit; color: #333333; font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;"> “Jadi kau marah di waktu kecil?” syaikh Fahd memperjelas.
“Aku sangat marah dengan keadaanku waktu kecil, aku tak bohong, aku sering merasa jengkel. Namun, seriring berjalannya waktu aku tidak marah lagi, ini adalah ketetapan dan takdir Allah,” jelas Muadz.
Syaikh Fahd pun membacakan sebuah hadits Nabi,“Karena Nabi bersabda dalam hadits Qudsy, “Jika Aku (Allah) menguji hamba-Ku dengan menghilangkan penglihatan kedua matanya ia bersabar, niscaya Aku akan menggantikan penglihatan kedua matanya dengan surga,” jelas syaikh Fahd dengan mata berkaca-kaca.
Muadz pun menanggapinya,”Aku berdoa agar Allah jadikan aku sebagai pewaris syurga Firdaus.”
“Ya Allah… Amiin,” jawab syaikh Fahd Al-Kandari.
Kita telah menjadi saksi di zaman ini, betapa banyak kaum muslimin yang diberi penglihatan oleh Allah. Namun, beberapa dari mereka malas menghafal Al-Quran dan menggunakannya untuk kemaksiatan. Alasan apa yang akan mereka utarakan nanti saat menghadap Allah?
Penulis : Dhani El_Ashim
Video bisa dilihat di sini